a. Tengkorak dan Tulang Silang (Beracun atau Fatal)
Simbol ini menunjukkan bahwa bahan kimia sangat beracun dan berpotensi mematikan jika tertelan, dihirup, atau bersentuhan dengan kulit. Bahan yang sering memiliki simbol ini termasuk senyawa organik berbahaya dan pestisida tertentu.
- Contoh Bahan: Hidrogen sianida, metanol.
- Langkah Pencegahan: Gunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan kacamata pelindung. Pastikan area penggunaan memiliki ventilasi yang baik.
b. Api (Mudah Terbakar)

Simbol api memperingatkan tentang bahan yang dapat menyala dengan mudah saat terpapar panas atau percikan api. Penggunaan bahan ini membutuhkan perencanaan penyimpanan yang ketat.
- Contoh Bahan: Bensin, etanol, aseton.
- Langkah Pencegahan: Simpan bahan ini di wadah tertutup, jauh dari sumber api, dan gunakan area ventilasi baik untuk mencegah kebakaran.
c. Ledakan (Meledak atau Reaktif)

Simbol ini menunjukkan bahwa bahan tersebut dapat meledak atau bereaksi secara drastis jika terkena panas, tekanan, atau bahan kimia lainnya.
- Contoh Bahan: Amonium nitrat, TNT.
- Langkah Pencegahan: Simpan di tempat aman, hindari paparan panas, dan tangani dengan hati-hati sesuai dengan prosedur standar.
d. Tanda Seru (Iritasi atau Bahaya Kesehatan Ringan)

Simbol ini digunakan untuk bahan yang dapat menyebabkan iritasi atau efek kesehatan negatif seperti alergi, pusing, atau iritasi kulit.
- Contoh Bahan: Larutan asam lemah, pelarut organik ringan.
- Langkah Pencegahan: Gunakan sarung tangan, hindari kontak langsung, dan cuci tangan setelah penanganan.
e. Lingkaran dalam Api (Oksidator)
Simbol ini menunjukkan bahwa bahan dapat mempercepat pembakaran bahan lain atau menyebabkan kebakaran besar.
- Contoh Bahan: Peroksida, kalium permanganat.
-
Langkah Pencegahan: Jauhkan dari bahan mudah terbakar dan simpan di lingkungan yang aman dari kontaminasi.