Membantu Mengurangi Bau Badan
Manfaat tawas untuk badan yang paling dikenal adalah membantu mengurangi aroma tidak sedap. Setelah mandi, tawas dapat digunakan pada area tubuh yang mudah berkeringat, seperti ketiak dan telapak kaki.
Namun, tawas tidak menggantikan kebiasaan menjaga kebersihan tubuh. Mandi secara teratur, membersihkan area lipatan, mengeringkan kulit, serta mengganti pakaian yang lembap tetap diperlukan agar bakteri penyebab bau tidak menumpuk.
Membantu Menjaga Kesegaran Ketiak
Tawas dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan produk deodoran dengan formula sederhana dan tanpa aroma yang terlalu kuat. Penggunaannya membantu membuat area ketiak terasa lebih segar setelah mandi.
Meskipun demikian, hasil pemakaian dapat berbeda pada setiap orang. Tawas mungkin cukup untuk mengatasi bau ringan, tetapi belum tentu mampu mengendalikan keringat berlebih. Deodoran pada dasarnya membantu mengatasi bau, sedangkan antiperspiran dirancang untuk mengurangi produksi keringat.
Membantu Mengurangi Bau pada Kaki
Kaki yang tertutup sepatu dalam waktu lama mudah menjadi lembap. Kondisi tersebut memungkinkan keringat dan bakteri menumpuk sehingga menimbulkan aroma tidak nyaman.
Larutan tawas dapat digunakan secara tipis pada telapak kaki yang telah dibersihkan dan dikeringkan. Namun, pengguna juga perlu menjaga kebersihan sepatu, mengganti kaus kaki secara rutin, dan memastikan sela-sela jari tetap kering. Bau kaki umumnya berkaitan dengan penumpukan keringat dan bakteri.
Alternatif Deodoran Tanpa Wangi Menyengat
Sebagian orang kurang nyaman menggunakan deodoran dengan aroma parfum yang kuat. Tawas dapat menjadi alternatif karena umumnya tidak memiliki aroma yang dominan.
Akan tetapi, label komposisi tetap perlu diperiksa. Produk jadi berbahan tawas mungkin mengandung pewangi, pengawet, atau bahan tambahan lain yang dapat memicu reaksi pada kulit sensitif. Produk kosmetik, termasuk deodoran, dapat menyebabkan dermatitis kontak iritan maupun alergi pada sebagian pengguna.